Identifikasi sumber daya dalam produksi lilin hias

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. c. Peralatan yang digunakan untuk membuat kerajinan Teknik potong: cutter, gunting, pisau, gergaji, tiang, tape dispenser Teknik sambung: jarum, mesin jahit, pisttol lem, staples, palu, alat las, soldier, obeng Teknik kontruksi: cetakan, mal/pola. d. Cara kerja Teknik potong: digunting, disayat, di cacah-cacah, dibelah, dipotong, diraut, digergaji, disobek, diiris Teknik sambung: dilem/ direkatkan, di staples, di soldier, dipalu, di sekrup, di las, diikat, dijahit, diayam Teknik kontruksi: dicetak, dipola, di sablon. Privasi & Cookie: Situs ini menggunakan cookie. Dengan melanjutkan menggunakan situs web ini, Anda setuju dengan penggunaan mereka. a. Pengertian Teknik potong: teknik dengan cara memotong atau memisahkan bahan menjadi dua bagian atau lebih dalam membentuk benda kerajinan Teknik sambung: teknik dengan cara menyatukanmenggabungkan bahan dari dua bagian atau lebih menjadi satu dalam membentuk benda kerajinan Teknik kontruksi: teknik dengan cara mencetak atau menyusun atau membentuk bahan sesuai model atau produk kerajinan yang akan dibuat. f. Ciri ciri produk yang berkualitas baik Inovatif: menciptakan yang baru Kreatif: kemampuan untuk menciptakan hal yang baru Unik: lain daripada yang lain Khas: ciri khusus/istimewa Estetis: indah Variatif: beranekaragam Teknis: pembuatan kerajinan secara urut dan runtut. b. Jenis jenis bahan yang disa dibuat kerajinan Bahan keras: bahan yang mempunyai sifat keras dan padat. Contoh: kayu, batu, kaca, baja, alumunium, besi, bambu, logam, tembaga, perak Bahan lunak: bahan yang mempunyai sifat lunak dan mudah dibentuk. Contoh: tanah liat, plastisin, gypsum, lilin, sabun Bahan organik: bahan yang berasal dari alam. Contoh: rotan, kayu, daun, karet, batu, enceng gondok, tanah liat, bambu, akar alam, serat alam Bahan anorganik: bahan buatan manusia / berasal dari sumber daya alam tak terbaharui. Contoh: kain sintetis, plastik, besi, tembaga, sabun, perak, alumunium, lilin, logam, lastisin Bahan daur ulang: bahan bekas / limbah yang dapat dibuat kerajinan. contoh: Alam (organik): pelepah pisang, cangkang kerang, kertas/kardus, kulit telur, bulu ayam, bulu domba, kulit sapi, kulit buaya, kulit ular, kulit ikan ari, jerami, tempurung kelapa, sabut kelapa, kulit jagung, kulit kacang Buatan (anorganik): lastik kresek, botol kaca, botol plastik, kain perca, rosok alumunium, plastik detergen, kaleng. 1. Menentukan produk kerajinan yang akan dibuat 2. Perencanaan bentuk kerajinan yang akan dibuat / desain meliputi gambar, ukuran, dan keterangan 3. Perencanaan biaya produksi 4. Proses pembuatan 5. Finishing/ penyelesaian akhir 6. Pengemasan. Untuk mengetahui lebih lanjut, termasuk cara mengontrol cookie, lihat di sini:. g. Motif ragam hias dalam membuat kerajinan Flora: ragam hias dengan bentuk tumbuhan Fauna: ragam hias dengan bentuk hewan Geometris: ragam hias dengan bentuk bangun datar Tumpal: ragam hias dengan bentuk tepian segitiga Meander: ragam hias dengan bentuk tepian lekuk siku.

Schrotpatronenpackungen und einzelne Patronen, die sich für die Taubenjagd eignen Aufgeschnittene Schrotpatrone Rio Sporting